Skip to main content

Posts

Kritisi Makalah, Rajai Matakuliah

       Perkuliahan mahasiswa Strata (S1) pada umumnya menggunakan metode diskusi-interaktif dalam mempresentasikan makalah dan tugas-tugasnya. Diskusi-interaktif akan efektif jika audiens bersemangat untuk menggali lebih dalam substansi yang terkandung dalam makalah, dan posisi presentator dalam hal ini seperti kiper sepak bola yang harus selalu siap untuk menangkis dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari audiens. Berhubung presentator diberikan tugas oleh dosen untuk membuat dan mempresentasikan makalah, maka pertanggungjawaban presentator harus benar-benar memahami substansi dari makalah miliknya.        Namun dibeberapa ruang kelas mahasiswa S1, seringkali metode diskusi-interaktif berubah menjadi ceramah-satuarah seperti halnya khutbah jum'at. Khatib menyampaikan khutbah, dan audiens hanya diam, diam-diam ternyata tidur. Kadang juga diskusi-interaktif dijadikan hanya sebagai formalitas belaka untuk mendapatkan penilaian dari dosen ta...

Kritisi Diri, Tingkatkan Quality

         Pada umumnya manusia selalu makan setiap hari untuk melanjutkan kehidupannya. Kehidupan manusia adalah proses untuk menjadi. Iya benar, proses untuk menjadi. Menjadi apa yang manusia tersebut cita-citakan, dambakan, dan inginkan. Proses tersebut dapat dijalankan karena adanya kekuatan intelektual, mental dan fisik. Awalnya terbentur, selanjutnya terbentur, kemudian terbentur, dan akhirnya terbentuk. Ada juga terbentur dan langsung terbentuk. Tergantung dari individu masing-masing. Itulah proses kehidupan.          Namun, untuk mendapatkan kekuatan tersebut, kita harus berusaha keras melatih dan memberi makan diri kita. Dalam konsep kehidupan Islam, ada tiga hal yang harus diberi makan setiap hari yaitu, Physical (Fisik), Heart (Hati), dan Brain (Otak). Masing-masing mempunyai makanan tersendiri yang dapat menumbuhkan kualitias individu atau bahkan sebaliknya, tergantung dari apa yang dikonsumsi.    ...